Jenis-jenis ranjau



Di masa sekarang pada saat perang Russia-Ukraina berkecamuk,masing-masing negara saling beradu kekuatan militer mereka.
Pasukan mereka dipersenjatai dengan lengkap, kendaraan lapis baja pun diproduksi secara massal. Kapal perang canggih bersiaga di pelabuhan dan pesawat tempur keluaran terbaru terbang berpatroli di sekitar pangkalan udara.

Pertahanan mereka pun juga semakin canggih. Pertahanan air-to-surface missile dan juga artileri Avenger yang memberikan perlindungan kepada unit yang terkepung musuh serta masih banyak lagi.Namun ada pertahanan yang dari dulu sampai sekarang masih digunakan karena efektif dalam menangkal musuh baik darat dan lautan yaitu Ranjau. 

Iya betul,ranjau ini merupakan pertahanan paling efektif tidak hanya dalam memperlambat pergerakan musuh,namun juga dalam melumpuhkan kekuatan darat dan laut musuh.

Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang ranjau darat dan ranjau laut.Simak pembahasannya.

  • Ranjau Darat
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai ranjau darat,alangkah baiknya jika kita mengetahui apasih ranjau darat ini. Ranjau darat adalah alat peledak yang ditanamkan ke dalam tanah, dan akan meledak ketika disentuh atau diinjak oleh sebuah kendaraan, orang, atau binatang. 



Ranjau darat digunakan untuk mengamankan daerah yang diperebutkan dan untuk membatasi pergerakan lawan dalam perang. Secara taktis, peran ranjau seperti kawat berduri atau tembok kendaraan gigi naga, yaitu untuk mengarahkan pergerakan musuh ke tempat di mana musuh dapat dihadapi dengan lebih mudah. Nah,ranjau darat ini dibagi menjadi beberapa macam yaitu:
  • Blast mine
Blast mine adalah yang paling simpel dari semua ranjau darat lainnya. Cara menggunakannya hanya perlu diletakkan di tempat yang ditentukan, lalu tunggu sampai ia dipicu dan akhirnya meledak.


 

Meskipun simpel dan sederhana, tapi blast mine adalah salah satu ranjau paling mematikan. Hal tersebut tak lain karena daya ledaknya yang ekstrem. Ngerinya lagi, ranjau satu ini cukup sensitif. Sedikit pemicu ia bisa meledak,oleh karena itu ranjau ini biasa dipakai untuk ranjau anti personil dan anti tank
  • Fragmentation mine
Berbeda dengan blast mine yang simpel, ranjau satu ini butuh persiapan agak rumit ketika menggunakannya. Mekanismenya adalah dengan memasang semacam tali atau kawat di bagian atas ranjau kemudian mengikatkannya ke sebuah benda, entah tiang atau kayu.

 

Jadi, ketika seseorang tak sengaja menyentuh tali tersebut sampai tertarik, maka ranjau satu ini akan terpicu dan meledak sejadi-jadinya. Daya ledaknya sendiri cukup besar dan sangat fatal jika terkena. Meskipun butuh persiapan untuk memasangnya, ranjau satu ini kadang sangat susah untuk dideteksi.
  • Scatterable mine
  • Tak seperti blast mine atau fragmentation mines yang dipasang dengan tangan dan sistematis, scatterable dipasang dengan cara disebar begitu saja. Biasanya ia dilemparkan dari pesawat atau ditembakkan ke tempat tertentu. Yang unik dari ranjau ini adalah cara meledaknya.



    Scatterable tak meledak saat diinjak, justru ketika diangkat dari tanah barulah ia meledak sejadi-jadinya. Ngerinya lagi, ranjau satu ini biasanya berbentuk unik dan menarik perhatian untuk diambil.

     

  • Anti tank mine
Anti tank mine adalah jenis ranjau darat yang dirancang untuk merusak atau menghancurkan kendaraan termasuk tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya.

 Dibandingkan dengan ranjau anti-personel, ranjau anti-tank ini biasanya memiliki muatan ledakan yang jauh lebih besar dan murangnya dirancang hanya untuk dipicu oleh kendaraan atau dalam beberapa kasus, hancur bersama dengan ranjaunya.


  • Ranjau laut
Nah tadi kita sudah membahas tentang ranjau darat,sekarang kita akan membahas tentang ranjau laut. Ranjau laut adalah alat peledak yang ditempatkan di air untuk menghancurkan kapal atau kapal selam. 


Tidak seperti peledak dalam, ranjau laut ditempatkan dan menunggu sampai dipicu untuk diledakkan oleh kapal musuh yang mendekat. Ranjau laut dapat digunakan secara ofensif dengan menempatkannya di dekat kapal musuh atau menguncinya di sebuah pelabuhan, atau secara defensif dengan membuat semacam area aman untuk melindungi kapal-kapal teman.

Ranjau laut dapat disebar dari kapal, kapal selam, pesawat atau secara perorangan dari pelabuhan. Harga sebuah ranjau laut bervariasi dari yang murah berkisar sekitar seribu dolar AS sampai jenis yang canggih yang berharga jutaan dolar AS yang dilengkapi dengan sejumlah sensor serta dapat menembakkan hulu ledak dengan roket atau torpedo.



Fleksibilitas dan faktor biayanya membuat ranjau laut menjadi favorit senjata dalam sebuah perang yang tidak seimbang.